Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Tag Terpopuler

‎SPPG Al Mubarok Kaliwates Disuspen Usai Puluhan Siswa PAUD dan TK Alami Keracunan Menu MBG

Jumat, 22 Mei 2026 | Jumat, Mei 22, 2026 WIB Last Updated 2026-05-22T04:50:54Z

(Galih Syahbatul Arkom/SuarMedia) Ketua Satgas MBG Jember saat lakukan sidak di SPPG Al Mubarok Kaliwates, Kamis (21/5/2026)
Jember, suarmedia.my.id - Operasional SPPG Al Mubarok Kaliwates dihentikan sementara usai puluhan siswa PAUD dan TK di Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember diduga mengalami keracunan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu, (20/5/2026). 

‎Hal itu dibenarkan oleh Kepala SPPG Al Mubarok Kaliwates, Ahmad Farid Anam, dia menyebut keputusan suspensi berasal dari Badan Gizi Nasional (BGN) sembari menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

‎"Hari ini kami tidak beroperasi dan kita tidak melakukan distribusi. Jadi kita sementara sudah disuspen," ujar Farid kepada wartawan, Kamis (21/5/2026)

‎Farid mengaku belum mengetahui pasti berapa lama suspensi operasional akan diberlakukan.

‎"Berapa lama suspen masih belum ada konfirmasi. Pastinya kita sudah disuspen, kita masih masih menunggu keputusan terkait hasil lab," imbuh Farid.

‎Di sisi lain, Satgas penanganan dugaan keracunan menu MBG juga melakukan evaluasi terhadap dapur SPPG Al Mubarok Kaliwates.

‎Saat ditanya perihal suspensi yang diberlakukan terhadap SPPG Al Mubarok, Ketua Satgas MBG Kabupaten Jember, Ahmad Imam Fauzi menegaskan pihaknya hanya memiliki kewenangan memberikan rekomendasi, bukan mengambil mengambil keputusan suspensi.

‎"Karena Satgas kewenangannya hanya merekomendasikan, biarlah anasir Satgas bekerja dulu. Nanti akan saya rekomendasikan kepada pengampu policy untuk disuspen atau tidak disuspen dalam konteks ini," ujarnya.

‎Fauzi menilai, meski hasil laboratorium belum keluar fakta adanya korban keracunan sudah cukup menjadi perhatian serius. 

‎"Faktanya ada korban, itu fakta. Itu hilir-hilirnya gitu. Berarti ada sesuatu di hulunya," lanjut Fauzi

‎Dia menekankan, keselamatan penerima manfaat program MBG harus menjadi prioritas utama. 

‎"Padahal policy-nya keselamatan itu harus diutamakan, bukan target berapa SPPG, gitu loh," tegasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar