Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Tag Terpopuler

Tiga Orang Jadi Korban Kebakaran Jelang Walimahan di Panti Jember, Dua Alami Luka Bakar Serius

Jumat, 22 Mei 2026 | Jumat, Mei 22, 2026 WIB Last Updated 2026-05-23T10:16:52Z


Foto: Dokumentasi/Suarmedia.my.id: Kondisi dapur walimahan pasca insiden kebakaran, Jumat (22/5/2026)
JEMBER, suarmedia.my.id - Kebakaran yang terjadi jelang pelaksanaan akad nikah di Perumahan Griya Panti Raya, Desa Panti, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jumat (22/5/2026) pagi, menyebabkan tiga orang alami luka bakar.

‎Ketiga korban tersebut merupakan warga yang saat itu turut membantu memasak untuk persiapan walimahan. 

‎Kapolsek Panti AKP Agus Idham Khalid mengatakan, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran gas sekitar pukul 07.00 WIB.

‎“Awalnya ada gas yang bermasalah lalu diperbaiki. Setelah dipasang dan dicoba, ternyata api langsung menyambar ke dapur,” ujarnya.

‎Dengan cepat api membesar karena bagian atap dapur menggunakan rangka bambu. Kobaran api disebut turut mengenai sejumlah warga yang saat itu sedang berada di sekitar lokasi kejadian.

‎“Karena atap dapur memakai rangka bambu, api cepat membesar lalu merembet ke bagian tengah rumah,” katanya.

‎Tim Damkarmat Regu C dibantu warga dan petugas kepolisian bergerak cepat melakukan pemadaman api supaya tidak merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.

‎“Alhamdulillah tidak terlalu lama, segera kami hubungi pemadam dan bisa dipadamkan. Rumah sebelah tidak sampai terdampak besar karena cepat ditangani,” lanjut Agus.

‎Akibat dari kejadian tersebut, tiga orang dilaporkan menjadi korban. Dua korban mengalami luka serius di bagian wajah yakni Sundari Asih (45) dan Azis Efendi (50).

‎Sementara itu, satu korban lain bernama Andi Seno Nugroho (44) dilaporkan mengalami luka bakar ringan.

‎Selain menyebabkan korban luka, kebakaran juga menghanguskan area dapur dan bahan makanan untuk acara walimahan. Namun, tenda dan perlengkapan utama acara pernikahan dilaporkan tidak terdampak kobaran api.

‎Meski sempat diwarnai kepanikan akibat kebakaran, prosesi akad nikah tetap berlangsung sesuai jadwal sekitar pukul 08.00 WIB.

‎“Akad nikah tetap berjalan lancar. Tapi untuk walimahan kemungkinan ditunda karena bahan makanan banyak yang terbakar di dapur,” pungkas Agus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar