Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Tag Terpopuler

Banyak Daerah Susah Sinyal, Komdigi Prioritaskan 28 Titik Blank Spot di Jember

Sabtu, 09 Mei 2026 | Sabtu, Mei 09, 2026 WIB Last Updated 2026-05-12T14:01:42Z
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria saat melakukan kunjungan di Jember (9/5/2026)
Jember, suarmedia.my.id - Sebanyak 28 titik jaringan telekomunikasi di Kabupaten Jember kini sedang dilakukan pendataan dan evaluasi bersama dengan pemerintah daerah.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria mengatakan pertemuan bersama Bupati dan Wakil Bupati Jember dalam agenda sarapan pagi dan koordinasi layanan telekomunikasi di Jember.

Saat ini pemerintah pusat telah berkoordinasi dengan Pemkab Jember untuk segera memetakan titik yang masih mengalami kesulitan sinyal (blank spot).

"Nanti akan dibuat evaluasi dan asesmen apakah akan dibangun oleh Pemkab Jember dari dana alokasi khusus atau kita lihat kalau dia masuk daerah 3T, kita akan cari upaya mendorong operator seluler untuk nembangun jaringan telekomunikasi di titik tersebut," ujarnya, Sabtu (9/5/2026).

Nezar menuturkan dengan adanya blank spot di beberapa wilayah Jember juga berdampak pada sektor pendidikan. 

"Kita mendukung penuh agar daerah-daerah tersebut bisa terkoneksi, mengingat kebutuhan pendidikan. Kita juga mendapat laporan ada sekolah yang kesulitan sinyal," lanjut Nezar.

Komdigi menegaskan persoalan blank spot tidak boleh menjadi penghambat proses belajar mengara mengingat saat ini semua bergantung dengan teknologi digital dan internet.

Pemerintah juga akan menyiapkan model infrastruktur telekomunikasi sesuai dengan kondisi wilayahnya.

Pemerintah, lanjut Nezar, akan terus memaksimalkan moda jaringan dari pembangunan BTS, penarikan fiber optic hingga satelit demi menjangkau wilayah yang sulit diakses. 

Meski Begitu, Komdigi mengakui bahwa terdapat titik blank spot yang berada di kawasan penduduk yang sedikit dan tanpa penghuni diperlukan kajian lebih lanjut terkait efektivitas pembangunan jaringan. "Nanti dicari, kira-kira moda telekomunikasi seperti apa yang paling tepat disitu," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar