Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Tag Terpopuler

Belum Lama Beroperasi di Jember, KA Sangkuriang Tabrak Pemotor di Perlintasan Tanpa Penjaga

Rabu, 13 Mei 2026 | Rabu, Mei 13, 2026 WIB Last Updated 2026-05-13T17:02:23Z
(Ilustrasi Generated Gemini AI) Pengendara motor tertemper KA Sangkuriang di Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, Jember pada Rabu Petang (13/5/2026)
Jember, suarmedia.my.id - Kereta Api Sangkuriang relasi Bandung-Ketapang PP yang belum lama beroperasi di wilayah Daop 9 Jember terlibat tabrakan maut dengan pengendara motor di perlintasan sebidang tanpa penjaha di Kotok JPL 205, Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, Rabu Petang (13/5/2026).

‎Korban diketahui bernama Rafli Eko Efendik (24), warga Jalan Gajah Mada, Lingkungan Condro, Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates, Jember.

‎Korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah tertemper KA Sangkuriang hingga terseret beberapa meter dari titik kejadian. 

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu seorang diri mengendarai motor Honda Beat berplat P 3283 JM dari arah selatan menuju ke utara.

‎Saat di perlintasan tanpa penjaga, korban diduga langsung melintas tanpa memperhatikan datangnya kereta api dari arah timur menuju barat. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.

‎Akibat benturan yang keras, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia di tempat. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSD dr. Soebandi Jember sebelum dibawa pulang ke rumah duka.

‎Kanit Gakkum Satlantas Polres Jember, Ipda Tommy Nur Alamsyah membenarkan adanya kejadian tersebut. 

‎"Benar, terjadi laka kereta di jalur perlintasan kereta 205 di Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, antara kereta Sangkuriang jurusan Banyuwangi-Bandung dengan roda dua," katanya saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Rabu (13/5/2026)

‎Tommy mengatakan KA Sangkuriang melaju dari arah timur ke barat. Korban diduga tidak mendahulukan perjalanan kereta api sehingga tertabrak kereta. 

‎"Pengendara roda dua meninggal dunia di TKP dan saat ini kami bersama penyidik masih mendalami penyebab pasti kejadian serta mengumpulkan keterangan dari saksi di lokasi," ujarnya.

‎KA Sangkuriang sendiri merupakan layanan kereta baru yang beroperasi sejak awal Mei 2026 dengan rute Bandung-Ketapang PP.

‎Tommy mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang kereta api, khususnya yang tidak ada petugas.

‎"Harap berhenti, toleh kanan dan kiri, pastikan aman sebelum melintas. Dahulukan perjalan kereta api," tegasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar